Mati

Saat sang mentari bersinar dengan penuh suka

Tak ada tawa yang ku dengar dari dirimu

wajahmu tak lagi bersinar..

aku merindukan senyum itu..

senyum yang selalu kau berikan untukku

kehangatan dalam dekapan

tak lagi aku rasakan

Putih pucat wajahmu kini

kaku tubuh dan tulangmu

Aku baru tersadar…

Kau mati…….

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s